Skip to main content

Testimoni Petrologi 2012

" .... dengan berakhirnya tes responsi tertulis ini, maka berakhir sudah praktikum petrologi 2012 ... "
Tadinya pengen dibikin sok dramatis macem Yasmin en Reno pas pisahan di bandara, diikuti derai air mata dan langkah kaki meninggalkan gedung Milan. Apa daya, kalimat penutup sekaligus perpisahan itu malah disambut tepuk tangan ricuh macem lagi pada nonton konser SMTown oleh puluhan praktikan GF'11. Apalagi geng you-know-who itu, duh nanar banget mata mereka. Bahagia kelas eksekutif Argo Lawu.

Yup - minggu kemarin adalah minggu terakhir acara praktikum petrologi, sebuah rutinitas saben Rabu sore en Jumat pagi yang menghiasi waktu saya selama 3.5 bulan terakhir ini. Kerasa cepat memang, perasaan baru aja kemarin nyeleksi & ngeinterview Agung-Lolo-Picul di G3, ih tau tau kelar aja. Mana kita ber-7 belum photo studio bareng pulak haha.
Seandainya ada Petro award, mungkin berikut adalah para pemenangnya (versi saya):

Materi tersusah?
Acara 2, karena itu materi yang agak advanced. Sebenernya materinya dasar sih (untuk yang kuliah di Geologi), tapi untuk yang kuliah di Geofisika emang harus diakui agak sulit.

PR tersusah?
Acara 8 tentunya: Coal Petrology. Dibuktikan dengan walkout-nya 20 praktikan ngga ngerjain HW 2. Entah apa alasannya. Saya doain 20 orang ini pada jadi coal geoscientist deh besok, biar ada kesempatan buat ngerjain HW 2 ini. Amien.

Ruangan yang ngga banget buat praktikum?
Pilihannya cuma dua: S2.03 atau S2.05. Mending ngga milih deh. Menurut saya ruangan di Milan itu ngga recommended banget buat jadi tempat praktikum. Gelap, pengap, AC ngga ada di setiap ruangan, sirkulasi udara ngga OK. Tapi kalau disuruh milih mungkin S2.05 sedikit lebih baik ketimbang S2.03 karena tempatnya yang lebih secluded.
Hari dan waktu praktikum?
Lebih condong milih hari Jumat pagi yang disambut muka fresh ketimbang Rabu sore yang dijejali muka capek. Lagian hari Rabu sore mesti selalu jejer sama kelas S2.02 yang ribut banget kalo jam setengah 5.

Fieldtrip berkesan?
Filtrip 1 pastinya, karena filtrip 2 saya absen dan filtrip 3 terlalu singkat. Overall ketiga filtrip ini semuanya capek di jalan doang sih, tapi di filtrip 1 ada penjelajahan 3 kecamatan di Sleman itu yang kerasa banget heroiknya. Apalagi perjalanan STA 2 ke STA 3, naudzubillah membelah kota Jogja! Belum lagi acara debat antar kelompok di akhir acara, kocak banget.

Singkapan favorit?
Kali Ngalang di filtrip 2, tempat ketemuannya minimal 3 formasi beda satuan litologi. Kalau mau mikir genesa daerah sini harus memeras otak antara petrologi, geostruk, stratigrafi, dan geokronologi.

Tempat kongkow fav selama filtrip?
Pohon beringin di pertigaan belokan ke arah kali Watu Adeg (filtrip 1), deket orang jualan soto, gorengan itu. Kayaknya pewe gitu.
Praktikan favorit - kategori banyak nanya?
Untuk kategori ini, beberapa praktikans favorit saya antara lain Yudo en Thompson yang aktif nanya (minimal di acara" saya/fieldtrip) dan ngga takut berdebat sama asisten. Selain bakat jadi provokator juru orasi demo, dua orang ini sepertinya punya bakat kerja di service company yang menuntut kemampuan berargumen tinggi.

Praktikan favorit - kategori paling tanggungjawab?
Kategori ini dihuni oleh orang-orang yang berani mengakui kesalahan dan ngga segan dengan konsekuensi yang diterima. Berani ngomong langsung ke asisten kalau ada problem - dan pastinya bukan golongan bacot via twitter doang.
  • Yang pertama adalah Rakhmat Bogel. Sempet ngirim mesej pribadi tentang kenapa group tile-hunt nya telat numpuk dan kisah dia minta dispensasi nilai supaya dia aja yang diberi nilai nol. Permintaan yang saya tolak mentah", tapi salut karena sebagai ketua kelompok dia berani ambil inisiatif and crossed the lines. Duh sampai terharu biru baca mesej dia yang udah mirip script FTV itu. 
  • Yang kedua adalah Teddy, cowok Padang (yang katanya jago pingpong?) yang mengirimkan notes simpel kenapa dia ngga garap HW 2 Coal. Isinya kurang lebih '...saya ngga ngerjain bukan karena ngga ngehargain waktu yang sudah diluangkan asisten untuk diskusi, tapi saya betul betul tidak paham dengan HW 2 dan saya ngga ingin copy paste (plagiarism)'. Terlepas dari nilainya yang tetap nol, tapi wow sambil headspin - gentleman sekali!
  • Yang ketiga adalah Anas Handaru, juara 1 lomba nelat se-kecamatan Seyegan. Yes, pas responsi lisan dia malah ketiduran. Alhasil pas dateng ke Milan acara sudah bubar. Trus malemnya ngirim sms ke asisten buat responsi susulan - yang saya tolak mentah", enak wae demi apa cobak. Beruntung dia punya bekingan  en support enam asisten lainnya yang ngga sejahat saya yang mengijinkan dia ikutan responsi susulan (kalah voting nih). Pas hari responsi susulan, dia adalah satu"nya praktikan yang diuji deskripsi batuan oleh 7 asisten langsung. Terlepas dari nilai akhirnya yang ngga bakal ngelebihin rata" responsi lisan satu kelas, surprisingly dia cukup gemilang mendeskripsi 7 batuan yang ada. Ah cobak kamu ngga telat Naz.

Praktikan favorit - kategori cerdas?
Cerdas bukan berarti pinter ya. Untuk kategori ini bukan berarti dia selalu masuk 10 besar ranking setiap acara. Nominasi ini ditujukan buat mereka yang punya talent jadi petrologist
  • Tatat adalah contoh kategori ini. Smart banget ini anak. Prediksi saya dia bakal jadi beberapa asisten mata kuliah / praktikum dalam kurun waktu beberapa semester ke depan. 
  • Indra juga masuk dalam golongan ini. Orangnya pemalu en pendiem banget sumpah, tapi kalau mikir bisa dalem banget.
  • Wimar (TTMnya Binar, ecie) juga termasuk dalam geng ini, karena orangnya kritis. Sense geology-nya jalan banget.
Tempat nongkrong favorit buat bahas materi?
  • Hutan biologi - kumpul saben Senin bareng 6 asisten cuma buat nggosipin praktikans
  • Peacock Coffee - tempat kongkow bareng Picul, Ragil buat bahas materi acara 5 dan 8. Ini juga tempat pertama kali saya wasted seumur hidup gara" nyobain mojito itu.
  • Ruang Kafe - tempat diskusi data HW 2 Coal bareng Picul yang ternyata dipakai poto buku tahunan anak" SMA (Padz kayaknya). Lagi liat data di Excel tau" ada abegeh sekseh berpose sliwar sliwer di depan kita. Salting dewe haha.
  • Paris Bekeri - pernah breakfast bareng Picul (so sweet, maaf ya bolu meranti) buat finalisasi materi Coal.
  • Milkified - tempat meditasi buat cari ide / belajar materi.

Asisten paling ......
  • Paling tangguh: Ragil, karena pas acara 5 sebenernya dia lagi mengalami problem dengan romantika cint.... Haha rasido ding. Well, ni anak emang rajin & termasuk kategori gampang belajar hal baru. 
  • Paling magabut: Lolo, karena tidak eksis di semua filtrip.
  • Paling aleman: Soncek, perpaduan antara selalu bangun setelah jam 10pagi en galau meratapi hidup. Asisten ini juga moody sekali. Lebih memilih main aman kalau dalam mengambil keputusan / bersikap.
  • Paling geje: Agung, maksudnya paling geje kalau bikin soal pretest / posttest gitu. Idenya adaaa aja -_-
  • Paling kalem: Uni, beruntunglah dia koordinator asisten Petrologi. Pembawaannya yang tenang memang dibutuhkan setiap saat.
  • Paling improved: Picul, keliatan banget perubahan drastis dari acara 2 menuju acara 7 dan 8. Ilmu Surfer en Corel-nya juga lumayan naik pesat menjelang acara 8.
Lalu testimoni khusus untuk angkatan GF'11: huffftttt ... ini adalah angkatan super labil. Bersemboyankan 'garis keras' (?), angkatan ini diisi orang manusia" heterogen yang sulit ditebak. Secara umum didominasi orang" adem ayem dan go with the flow. Tapi ada jugak sebagian yang masih meletup letup en terbawa emosi jiwah. Angkatan seperti ini (berdasar apa yang pernah saya lihat di angkatan senior GF sebelumnya) cuma ada 2 kemungkinan : bersatu atau bubar. Apa artinya? Well, cuma angkatan ini yang bisa menjawab. Kita lihat beberapa semester kedepan.

Last random question: masih mau ngeasistenin GF'11 ? Antara iya dan ngga. Iya, kalau materinya bukan sebangsa analisa sinyal digital (wis lali haha). Iya, kalau mental angkatan ini uda ngga macem anak SMA baru lulus ebta praktek olahraga. Dan iya (ini paling penting), kalau mereka bikin laporan ngga cuma sekedar copas dari angkatan GF'10-GF'09. Mental macem apa ini. Kolom stratigrafi aja ngopas. Koyo Ceribel vs SNSD wae. Jarene #gariskeras? Buktikan pake tindakan nyata dong. Kecuali kalau definisi 'garis' pada angkatan ini sama seperti definisi garis dalam geometri: 'lengkungan lurus khayal antar 2 titik pada sistem aksioma'. Yup, khayal.
I've never been the type to be shy  
I know that some would say I'm too headstrong 
But I'd rather be a man who voices his mind  
Whether you think I'm right or wrong 
(Christina Aguilera - Here to Stay)
Mungkin itu dulu yang pingin saya share via blog kali ini. Thanks berat untuk Geofisika'11 atas koorperasinya. Mohon maaf kalau ada kesalahan.

Xoxo.

Last word, for some of you who always bitching on twitter and facebook : Honey if you dish it out you've got to learn how to take it back. 

Comments

  1. picul udah pinter colel? waaaw... musti dijajal kalau ada waktu yang tepat

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iyo soale tak seneni terus :P

      Delete
  2. Anonymous6:32 PM

    wakakakakak....aku ngakak baca ini. Trims Fey udah ikutan nimbrung di Petro...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wow Pak Nukee!! Thank you for visiting this blog. The students missed you!

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Why I hate stereotypes ?

I hate stereotypes. Why? Because it will drag you to become narrow minded in the way of your senses to respect a community. Some people called me terrorist, because I am moslem. Some people called me second level residence, because I am Asian. Some people called me nerd, because I don't drink and don't do shit.Stereotyping and generalization are the basic human being’s reaction. It’s subconscious and is triggered and formed based on our background, education, culture, social upbringing, etc. We can’t help it. And the judgment is personal, individual. Stereotyping is practiced by everyone about other communities or segments of the same community.

Although I hate it, stereotypes are inherent to human nature, and for good reason. We are all stereotypical of fire. We don’t touch it because we know it will burn us. We are told never to touch snakes because they are poisonous. So aren’t we being stereotypical when we don’t go near these things? Aren’t we being stereotypical when we …

Tipe Tipe Dosen Penguji Skripsi

Menurut saya menonton sidang skripsi itu seru dan penting. Seru, karena kita jadi bisa melihat muka nelangsa teman teman kita yang sedang asik dibantai para dosen penguji. Tentu sebagai seseorang yang pernah pendadaran, saya mengerti rasanya tekanan saat sidang dimana sejuta umat manusia beberapa dosen menguji hipotesis dan hasil penelitian saya. Ibarat dosen penguji adalah pemain liga voli, maka mahasiswa yang sidang adalah bola volinya: sering dioper sana sini dalam kebimbangan dan kegalauan. Penting buat ditonton karena sidang skripsi mengajarkan kepada kita bagaimana cara ngeles ala orang berpendidikan. Itu juga adalah momen dimana kita berhak memperjuangkan title geophysicist tanpa perlu bayar SPP dan BOP saben semesternya lagi. Selain itu penting juga buat belajar dari kesalahan orang lain saat sidang supaya kesalahan sama ngga terulang.

Namun, namanya lulus sidang skripsi itu susah susah gampang. Salah satu faktor penentunya adalah dosen penguji. Berikut adalah tipe tipe dosen p…

Review Beberapa Sidang Skripsi (Part 1)

Kalau di postingan sebelumnya sempat ngebahas tentang karakter dosen penguji skripsi, kali ini saya mau fokus me-review sidang skripsi yang saya tonton dalam 3 bulan terakhir. 
Memang sejak kembali ke Indonesia, ada sekitar delapan sidang skripsi S1, dimana lima diantaranya saya tonton. Alhamdulillah delapan mahasiswa ini lulus semua ~ ngga ada yang ngulang. Tiga sidang skripsi yang ngga saya tonton adalah sidangnya Kris'GF07, Gondes'GF06 dan Pai'GF06 - dan sumpah nyesel banget. Terutama skripsi Gondes yang konon dia merangkai dan membuat seismogram sendiri, dipasang di gunung Merapi sendiri, datanya diakusisi sendiri, hasilnya diolah sendiri, diinterpretasi sendiri. Bahkan instrumen seismogram yang dia pasang di gunung Merapi katanya uda hilang ditelan material vulkanik letusan besar tahun 2010 kemarin. Ebuset. Itu butuh pengorbanan waktu dan stamina banget lah. He embraced the philosophy of being a geophysicist. Sangat asolole.
Review yang akan saya berikan tentu saja sang…